Perjudian Sosial di Indonesia: Apakah Ini Masalah?


Perjudian sosial di Indonesia memang telah menjadi topik yang sangat diperbincangkan belakangan ini. Banyak orang mulai menyadari bahwa kegiatan perjudian bisa memberikan dampak negatif pada masyarakat, terutama dalam hal keuangan dan kesehatan mental. Namun, apakah perjudian sosial ini benar-benar menjadi masalah di Indonesia?

Menurut data yang dilansir oleh Asosiasi Perjudian Internet Indonesia (APII), jumlah orang yang terlibat dalam perjudian sosial di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk mengambil langkah-langkah preventif guna mengatasi masalah ini.

Menurut Dr. Andi Hadi, seorang pakar psikologi dari Universitas Indonesia, perjudian sosial bisa menjadi masalah serius jika tidak diatasi dengan tepat. “Perjudian sosial bisa menjadi kecanduan yang sulit untuk diatasi, terutama bagi mereka yang rentan terhadap masalah keuangan dan mental,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Komisi Penanggulangan Perjudian Sosial (KPPS), Bambang Susanto, juga mengingatkan bahwa perjudian sosial dapat merusak hubungan sosial antara individu dan keluarga. “Perjudian sosial seringkali menjadi pemicu pertengkaran dan kekerasan dalam rumah tangga,” katanya.

Namun, meskipun masalah perjudian sosial di Indonesia semakin meningkat, masih banyak yang berpendapat bahwa hal ini bisa diatasi dengan pendekatan yang tepat. Menurut Prof. Dr. I Gusti Ngurah Putra, seorang ahli sosiologi dari Universitas Gajah Mada, langkah-langkah preventif seperti penyuluhan dan pembinaan sosial dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi perjudian sosial di Indonesia.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perjudian sosial memang merupakan masalah serius di Indonesia, namun dengan langkah-langkah preventif yang tepat, masalah ini bisa diatasi dengan baik. Penting bagi semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bekerja sama dalam mengatasi perjudian sosial demi kesejahteraan bersama.